Mengenal Berbagai Macam Rekor Dunia di Museum MURI Semarang


Klasik, Malang
Jika Anda sudah bosan berkunjung ke museum yang menyajikan kehidupan purba, lukisan unik ataupun sejarah perjuangan, maka anda harus coba memasuki bangunan museum yang menyajikan peristiwa unik, dan jarang terdapat di museum lain, Anda bisa menemukan semuanya dengan mengunjungi museum MURI Semarang.
 
Jika anda ingin pergi berwisata ke Semarang, saat ini tersedia banyak promo hotel murah di kota Semarang. Dengan banyak pilihan tersebut, anda bisa cari dan pesan hotel murah di Reservasi.com, klik reservasi.com untuk mencari promo hotel dan temukan harga terbaik yang cocok dengan budget anda.
 
Museum Rekor-Dunia Indonesia atau MURI (dahulu Museum Rekor Indonesia) adalah sebuah museum yang terletak di Semarang, Indonesia. Museum ini merupakan tempat dicatatnya data prestasi superlatif yang terjadi di Indonesia. Didirikan tanggal 27 Januari 1990 yang bertepatan dengan Tahun Baru Imlek 2541 oleh Jaya Suprana bersama dengan PT Jamu Jago, museum ini sudah mencatat lebih dari 1.200 rekor hingga Juli 2005. Bersamaan dengan peresmian galeri Muri di kawasan wisata candi Borobudur (14 Agustus 2005), dilakukan perubahan kepanjangan MURI yang semula Museum Rekor Indonesia menjadi Museum Rekor Dunia Indonesia. Selain sebagai museum, Museum Rekor Indonesia (MURI) juga merupakan lembaga swadaya masyarakat yang bertugas menghimpun data dan menganugerahkan penghargaan terhadap prestasi superlatif karsa dan karya bangsa Indonesia.
 
Jaya Suprana memprakarsai berdirinya Museum Rekor Indonesia, yang sekarang dikenal dengan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) di Semarang. MURI ia dirikan demi menegakkan pilar-pilar kebanggaan nasional bangsa Indonesia agar bangsa Indonesia mampu dan mau menghargai karsa dan karya bukan bangsa asing, namun bangsa Indonesia. Langkah pendirian MURI sebagai lembaga pencatat rekor kemudian menjadi inspirasi bagi negara-negara lain yang kemudian juga mendirikan lembaga pencatat rekor nasional masing-masing.
 
Aneka ragam budaya, kegiatan tradisional maupun modern semuanya terdapat di Museum Rekor Dunia Indonesia, mulai dari yang terbesar hingga hal yang terkecil. Gedung MURI sendiri berada di kawasan industri Jamu Jago Semarang, luas ruang sekitar 600 m2 terdiri dari ruang ekshibisi data dan foto MURI, balai pertemuan dan ruang eskhibisi. Pendirian dan pelaksanaan kegiatan MURI didukung sepenuhnya oleh kelompok- usaha Jamu JAGO. Rekor-rekor yang diciptakan masyarakat untuk MURI pun bukan hanya rekor-nasional namun juga rekor-dunia.
 
Tahukah anda, bahwa tidak semua rekor yang dicatat MURI dapat dilihat secara fisik, sebagian hasil pemecahan rekor berupa aktifitas atau acara sesaat hanya bisa didokumentasikan dalam bentuk gambar atau foto. Untuk yang berwujud fisik monumental, dapat dilihat didalam ruang museum seperti rekor “Lipstik Terbesar BRA Mooryati Soedibyo” dari Mustika Ratu dalam tema “Bias Aneka Warna 2002” yang berhasil membuat lipstick terbesar dalam ukuran tinggi 3m, berdiameter bingkai bawah 80cm, diameter lingkar 70cm. Dalam ruang MURI terdapat pula pernak pernik aneka ragam jamu, terdapat plang antik Jamu Jago yang disimpan dan dirawat baik di MURI berikut dengan bahan dan peralatan membuat jamu secara tradisional.
 
Ada pemecahan rekor yang unik bertema Sensasi Kemerdekaan-Berkarya untuk Negeri yang dilaksanakan di Seaworld Indonesia, Jakarta. Adapula rekor bersepeda didalam akuarium ikan hiu, dilakukan oleh dua orang dengan bersepeda, yaitu atraksi yang dilakukan bersamaan dengan bersepeda sambil mengelilingi akuarium ikan hiu. Jumlah ikan hiu yang dilepas kala itu adalah sebanyak 30 ekor hiu!
 
Untuk mendaftarkan sebagai pemecah rekor, kriteria yang bisa dimasukkan dalam MURI adalah hal atau sesuatu yang belum pernah ada atau pernah dilakukan di Indonesia, baik berupa kegiatan atau penemuan alat. Bisa juga segala sesuatu yang bersifat superlatif, seperti benda dengan ukuran tertentu ataupun kegiatan dengan jumlah partisipan tertentu. Juga segala sesuatu yang unik, diluar dari biasanya dan belum pernah dilakukan dan dilaksanakan oleh orang lain. Hal lainnya, sesuatu yang jarang ada atau memiliki keistimewaan tertentu.
 
Karya cipta yang pernah masuk di MURI untuk benda berupa busana yaitu pemrakarsa dan penyelenggara peragaan busana dan peragawati profesional dengan usia setengah abad ke atas, peragaan busana tanpa menggunakan jahitan, dan masih banyak lagi yang dapat Anda jumpai jika berkunjung ke MURI.
 
Ada banyak manfaat saat mengunjungi MURI. Diantaranya, anda dapat melihat betapa uniknya Indonesia, juga bisa mengamati aneka ragam budaya yang terdiri dari berbagai provinsi dari Sabang sampai Merauke. Selain itu, pengunjung dapat berimajinasi bahkan memberikan inspirasi untuk melakukan pemecahan rekor yang lebih tinggi dari sebelumnya, untuk itu, ayo ajak teman dan keluarga anda untuk berkunjung ke MURI.
 
Museum Rekor Dunia Indonesia terbuka untuk kunjungan umum tanpa dipungut biaya, setiap hari kerja Senin sampai Jumat mulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 14.00. Untuk kunjungan siswa dan yang bersifat rombongan turis, MURI menganjurkan untuk membuat reservasi kunjungan selambatnya dua minggu sebelum kunjungan.
 
Jangan ada kata terlambat dan tidak tahu lagi mengenai Museum Rekor Dunia-Indonesia, karena museum ini terbuka untuk umum.
 
Ayo berwisata ke museum! 
 
Kantor MURI Museum Rekor Dunia Indonesia

Alamat : Jalan Perintis Kemerdekaan No 275 Semarang.
Nomor Telepon : 024 7475172
Website: http://muri.org
Email : info[at]muri.org
Previous
Next Post »