Cara Memilih Wastafel Kamar Mandi dengan Tepat


Klasik, Malang
Mungkin terdengarnya remeh, tetapi orang biasanya bingung saat menentukan pilihan wastafel. Pada kenyataannya memang memilih wastafel merupakan hal yang susah-susah gampang. Sulitnya adalah jika Anda belum yakin model apa yang dicari. Hal pertama yang perlu dipertimbangkan adalah ruang apa yang akan dipasangi wastafel. Apakah kamar mandi di kamar utama, kamar mandi keluarga, atau ruang berdandan. Pertimbangan lainnya adalah siapa yang akan menggunakan ruang tersebut dan seberapa besar ruangan yang dimiliki.
 
1. Wastafel dengan posisi naik di atas konter (Top-Mount) 
Kemungkinan ini wastafel yang paling umum digunakan, wastafel dengan desain yang menonjol ke atas atau top-mount dan drop-in dirancang untuk dipasang di atas konter atau lemari pendek sesuai dengan namanya.
 
Sebagian besar bagian wastafel memang berada di bawah konter, dengan hanya pinggirannya saja yang menonjol ke atas dan terlihat di atas bagian konter. Pinggiran tersebut dapat sangat tipis atau agak tebal. Hal ini tergantung selera pilihan Anda.
 
Kelebihan: Wastafel Top-mount cocok untuk segala bahan konter, termasuk kayu dan lapisan tipis, asal potongannya tertutup sama sekali dengan wastafel sehingga tidak berisiko rusak oleh air. Harga wastafel kamar mandi jenis ini juga tak terlalu mahal untuk dipasang pada meja batu, karena bahan tersebut tak membutuhkan polesan yang menyusahkan  pada tepi potongannnya sebagaimana dengan wastafel undermount.
 
Kekurangan: Anda tak dapat menyeka dan menumpahkan air langsung dari konter ke wastafel.
Cocok untuk: kamar utama yang mewah dan skema minimalis.
 
2. Wastafel dengan posisi di bawah konter (Undermount) 
Wastafel ini dipasang di bawah konter. Pinggiran dari wastafel terpasang di sisi dalam bagian atas konter. Desain ini berlawanan dengan yang bertempat di atas konter.
 
Kelebihan: Desain wastafel ini menciptakan tampilan yang bersih dan mulus, karena wastafel itu sendiri kurang terlihat. Keuntungan lainnya adalah air dan tumpahan dapat diseka langsung dari bagian atas konter ke dalam wastafel tanpa ada halangan, sehingga pilihan untuk membersihkan lebih mudah dan bagus untuk kamar mandi keluarga.
 
Kekurangan: wastafel dengan posisi di bawah atau undermounting  ini biasanya hanya mungkin untuk konter dengan permukaan yang kokoh, seperti batu dan tak cocok dengan lapisan tipis karena tak bisa disegel dengan baik terhadap kelembaban. Wastafel ini juga cenderung lebih mahal jika dibandingkan dengan yang dipasang di bagian atas.
Cocok untuk: kamar mandi keluarga yang sibut.
 
3. Wastafel yang terpasang di  dinding (Wall-mounted) 
Wastafel ini terpasang langsung ke dinding tanpa membutuhkan dudukan atau suatu konter. Wastafel ini terlihat ramping dan memberikan kesan minimalis di dalam ruangan.
 
Kelebihan: wastafel yang terpasang di dinding tidak memiliki lemari di bawahnya, sehingga menghemat ruangan dan juga menyisakan lebih banyak wilayah lantai yang terlihat, ini membuat ruangan terasa lebih besar. Jika ingin menggunakan wastafel dinding ini di ruangan Anda, maka seluruh pemipaan, termasuk buangan harus ditempatkan di dalam tembok agar memiliki tampilan yang bersih.
 
Kekurangan: tak ada ruang penyimpanan, dan kurang ruang untuk mendarat karena tak adanya konter. Anda membutuhkan tempat penyimpanan di kamar mandi sebelum memilih wastafel yang dipasang di dinding dan Anda mungkin dapat memakainya untuk ruang berdandan di mana tempat penyimpanan tidak penting.
Cocok untuk: ruangan yang kecil.
 
Nah, berbagai jenis desain apa pun yang dipilih, Anda bisa menggunakan wastafel American Standard yang memang memiliki beragam model dan pilihan.
Previous
Next Post »