Konsultasikan Alergi Bayi Sebelum Terlambat

Klasik, Malang
Memiliki seorang anak kecil apalagi balita dan bayi berarti kita harus jeli untuk memeriksa apa-apa yang terjadi karena mereka belum dapat berkomunikasi dengan baik. Salah satu hal yang harus diwaspadai adalah rentan nya bayi akan penyakit alergi yang lebih banyak menyerang anak usia dini karena sistem organ tubuhnya yang belum sempurna. Salah satu pencetus alergi yang paling banyak terjadi adalah makanan. Padahal usia 6 bulan ke atas adalah usia dimana kita mulai mengenalkan berbagai jenis makanan pendamping ASI. Jika bayi Anda memperlihatkan beberapa tanda-tanda berikut ini setelah makan bahan makanan tertentu, maka segera konsultasikan alergi ke dokter anak terdekat.
 


Berikut ini adalah beberapa gejala alergi makanan yang kerap terjadi pada bayi dan balita:
 
1.Kontak langsung dengan makanan di bibir dapat mengakibatkan bibir bengkak dan merah.
2.Setelah makanan masuk ke saluran cerna dapat mengakibatkan gejala muntah hingga diare berdarah.
3.Perputaran bahan makanan di saluran tubuh mengakibatkan reaksi pada kulit hingga kulit menjadi merah. Gejala ini biasa timbul setelah 1 jam mengkonsumsi makanan allergen.
 
Ada beberapa jenis makanan yang sering mengakibatkan terjadinya alergi pada balita yaitu:
 
•Protein susu sapi dan olahannya seperti es krim, keju, dan kue.
•Telur ayam terutama putih telur.
•Kacang-kacangan seperti kacang tanah dan kacang mede.
•Ikan laut, udang atau kepiting.
 
Pada balita yang mengalami alergi terhadap susu sapi, belum tentu mengidap alergi pada daging sapi. Begitu juga pada telur ayam dan daging ayam.
 
Ada beberapa anjuran pada orang tua untuk dapat menghindarkan bayi dan balita mereka agar tidak terkena alergi yaitu tidak memberikan makanan padat selain ASI hingga usia 6 bulan. Selain berpotensi menyebabkan alergi, hal tersebut juga akan membahayakan bayi karena sistem pencernaannya yang masih rapuh. Pada usia 6 bulan hingga 1 tahun, berikan makanan lembut namun hindari memberi makanan yang beresiko tinggi menyebabkan alergi seperti di atas. Jika bayi atau balita mengalami gejala alergi segera konsultasikan ke dokter tentang masalah alergi anak pada dokter sebelum terlambat.
Previous
Next Post »